Rabu, 09 Oktober 2013

Tanda-tanda Kerusakan Telur

Beberapa faktor dapat menyebabkan kerusakan pada telur yaitu faktor fisik, kimia maupun mikrobiologi. Untuk lebih jelas mengetahui kerusakan pada telur, dapat kita lihat tanda-tanda bila telur tersebut telah rusak. Telur yang telah mengalami penurunan kualitas, secara fisik ditandai dengan adanya perubahan-perubahan sebagai berikut :
  1. Isi telur yang semula terbagi dua (kuning telur dan putih telur) dan berbentuk kental, berubah menjadi cair dan telah bercampur.
  2. Terdapat noda hitam pada bagian putih telur, dapat diterawang/dilihat menggunakan lampu.
  3. Tercium bau yang busuk.
  4. Terdapat belatung pada cangkangnya.
  5. Bila diguncang, berbunyi.
  6. Adanya keretakan pada cangkang
  7. Bila dimasukan ke dalam air, akan mengapung atau melayang mendekati permukaan air.
Kerusakan telur juga dapat disebabkan oleh mikrobiologi karena adanya aktifitas bakteri dan jamur antara lain sebagai berikut :
  1. Geen rot , Pada keadaan ini isi telur menjadi encer, kadang-kadang dijumpai warna kehijauan. Kuning telur tertutup oleh lapisan berwarna merah jambu keputih-putihan. Putih telur kadang kadang menjadi hitam. Telur berbau busuk dan rasanya agak asam. Penyebabnya adalah bakteri dari genus Pseudomonas.
  2. Red rot , Bakteri-bakteri Pseudomonas dapat pula menyebabkan pewarnaan merah pada kuning telur. Putih telurnya sendiri menjadi encer dan berwarna keabu-abuan mendekati merah.
  3. Black rot, Telur menjadi berbau sangat busuk. Apabila telur dipecah isinya berwarna coklat kehijauan, encer dan berair. Kuning telur berwarna hitam. Penyebabnya adalah bakteri-bakteri Aloaligenes, Escherichia dan bakteri-bakteri pemecah protein.
  4. Tumbuhnya jamur pada bagian dalam kulit telur atau pada selaput tipis kulit. Kemampakan jamur ini keabu-abuan atau hitam. Kadang-kadang sedikit merah jambu.
Sumber :
http://deboraprimera.blogspot.com

Ciri Fisik Telur Asin

Berikut ini adalah ciri fisik dari telur asin dari beragam kondisi :
KONDISI MENTAH

Telur 1
  • Konsentrasi garam 33.33% dengan lama penggaraman 10 hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange, mengkilap, bertekstur keras dan susah dihancurkan.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, encer, terdapat selaput bening yang kental tetapi tidak tercampur kuning telur. Kurang stabil sehingga memudahkan kuning telur untuk bergerak bebas.


Telur 2
  • Konsentrasi garam 33.33% dengan lama penggaraman 15hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange lebih muda dibanding a1b1, mengkilap, bertekstur keras dan susah dihancurkan.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, encer, sedikit tercampur dengan kuning telur.
  • Kurang stabil sehingga memudahkan kuning telur untuk bergerak bebas.


Telur 3
  • Konsentrasi garam 33.33% dengan lama penggaraman 20 hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange, mengkilap, bertekstur keras dan susah dihancurkan.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, encer dan sedikit tercampur dengan kuning telur. Kurang stabil sehingga memudahkan kuning telur untuk bergerak bebas.


Telur 4
  • Konsentrasi garam 66.67% dengan lama penggaraman 10 hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange, mengkilap, bertekstur keras dan susah dihancurkan.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, encer, dan sedikit tercampur dengan kuning telur. Bertekstur kental sehingga bisa mempertahankan posisi kuning telur di tengah.


Telur 5
  • Konsentrasi garam 66.67% dengan lama penggaraman 15hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange, mengkilap, bertekstur keras dan susah dihancurkan.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, encer, dan sedikit tercampur dengan kuning telur. Kurang stabil sehingga memudahkan kuning telur untuk bergerak bebas.


Telur 6
  • Konsentrasi garam 66.67% dengan lama penggaraman 20 hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange lebih tua, mengkilap, bertekstur keras, susah dihancurkan. Posisi kuning telur tepat di tengah, stabil dan tidak mudah bergerak
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, kental tetapi ada sedikit tercampur dengan kuning telur. bertekstur kental sehingga bisa mempertahankan posisi kuning telur di tengah.


Telur 7
  • Konsentrasi garam 100% dengan lama penggaraman 10 hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange muda, mengkilap, bertekstur keras dan susah dihancurkan.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, encer, bersih, tidak terdapat kotoran ataupun tercampur dengan kuning telur. Kurang stabil sehingga memudahkan kuning telur untuk bergerak bebas


Telur 8
  • Konsentrasi garam 100% dengan lama penggaraman 15hari
  • Kondisi kuning telur, berwarna orange, bertekstur keras dan susah dihancurkan. Posisi kuning telur tepat di tengah, stabil dan tidak mudah bergerak.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, kental dan bersih dari kotoran ataupun ceceran kuning telur. Bertekstur kental sehingga bisa mempertahankan posisi kuning telur di tengah.


Telur 9
  • Konsentrasi garam 100% dengan lama penggaraman 20 hari
  • Kondisi kuning telur, kuning telur berwarna orange cerah, bertekstur keras dan susah dihancurkan. Posisi kuning telur tepat di tengah, stabil dan tidak mudah bergerak.
  • Kondisi putih telur, berwarna transparan, kental dan bersih dari kotoran ataupun ceceran kuning telur. Bertekstur kental sehingga bisa mempertahankan posisi kuning telur di tengah.


KONDISI MATANG

Telur 1
  • Konsentrasi garam 33.33% dengan lama penggaraman 10 hari
  • Kondisi kuning telur, kuning telur berwarna kuning pucat dan kusam, tidak mengkilap dan kurang menarik, tidak berminyak
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan.


Telur 2
  • Konsentrasi garam 33.33% dengan lama penggaraman 15 hari
  • Kondisi kuning telur, warna kuning telur orange kecoklatan, cerah, mengkilap, berminyak.
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan.


Telur 3
  • Konsentrasi garam 33.33% dengan lama penggaraman 20 hari
  • Kondisi kuning telur, kuning telur berwarna kuning pucat seperti telur rebus biasa yang tidak mengalami proses pengasinan, tidak berminyak
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan.


Telur 4
  • Konsentrasi garam 66.67% dengan lama penggaraman 10 hari
  • Kondisi kuning telur, kuning telur berwarna kuning pucat dan kusam, tidak mengkilap dan kurang menarik, tidak berminyak
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan.


Telur 5
  • Konsentrasi garam 66.67% dengan lama penggaraman 15 hari
  • Kondisi kuning telur, warna kuning telur orange kecoklatan, cerah, mengkilap, berminyak.
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan.


Telur 6
  • Konsentrasi garam 66.67% dengan lama penggaraman 20 hari
  • Kondisi kuning telur, warna kuning telur orange kecoklatan, cerah, mengkilap, berminyak.
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan.


Telur 7
  • Konsentrasi garam 100% dengan lama penggaraman 10 hari
  • Kondisi kuning telur, kuning telur berwarna kuning tua tetapi bagian tengahnya terdapat warna putih pucat, tidak berminyak
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan


Telur 8
  • Konsentrasi garam 100% dengan lama penggaraman 15 hari
  • Kondisi kuning telur, warna kuning telur orange kecoklatan, cerah, berminyak.
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna putih bersih tidak pudar maupun kecoklatan.


Telur 9
  • Konsentrasi garam 100% dengan lama penggaraman 20 hari
  • Kondisi kuning telur, warna kuning telur orange kecoklatan dan mengkilap, berminyak.
  • Kondisi putih telur, putih telur berwarna kusam.
 Sumber :http://id.shop.88db.com/telurasinjude/FotonVideo